Tag Archives: programming

Pengertian Hibernate

Tutorial kali ini membahas pengertian Hibernate. Hibernate disini bukan hibernate-hibernate yang ada pada komputer.

Tapi Hibernate disini adalah hibernate dalam sebuah bahasa pemrograman.

Hibernate merupakan framework ORM Java. Tapi , sekarang sudah dikembangkan mendukung .net. Hibernate diciptakan oleh Gavin King. Dalam konsep MVC, Hibernate berada di posisi M. Ya! dia menduduki posisi Model.Hibernate memudahkan developer untuk bekerja dengan model. Dengan Hibernate, tabel-tabel yang ada di Database dapat direpresentasikan ke dalam class-class dalam Java. Ingat! hanya merepresentasikan! Bukan berarti tabel – tabel di Database digantikan oleh class-class dalam Java.

Sebelum ada Hibernate, developer java menggunakan JDBC. JDBC memberikan kelemahan dalam ketidakefisienan kode. Developer terpaksa harus menulis kode berulang-ulang. Setiap action harus dibuat connection, statement dll. Di Hibernate masalah koneksi ke Database dll, dibungkus dalam file configuration sendiri, yaitu hibernate.properties atau hibernate.cfg.xml. Tapi yang sering digunakan hibernate.cfg.xml karena fleksibel.

Mmm.. yah mungkin sekian dulu ya pengertian Hibernatenya 😀 nanti dilanjut ke tutorial bagaimana menggunakan Hibernate itu sendiri.

Semoga bermanfaat 🙂

Sekian Trims

Pilar Pemrograman Berorientasi Objek 1

Dalam Pemrograman Berorientasi Objek / PBO / OOP yang sering kita dengar, terdapat tiga pilar utama yang mendasarinya terutama untuk Java. Dalam pembahasan ini akan mengulas OOP dalam bahasa pemrograman Java. Tiga pilar tersebut antara lain :

  1. Inheritance (Pewarisan)
  2. Encapsulation (Enkapsulasi)
  3. Polymorphism (Polimorfisme / Banyak bentuk)

Mari kita bahas satu persatu bagian-bagian di atas.

  1. Inheritance
    Inheritance atau sering disebut pewarisan adalah konsep OOP yang mengijinkan sebuah Class mempunyai turunan (child). Dalam inheritance ada dua posisi Class. Pertama kelas induk atau sering disebut parent class. Dan kelas anak atau sering disebut child class. Mungkin di antara kita ada juga yang menyebutnya superclass dan subclass. Itu sih terserah kita 😀
    Subclass akan mewarisi sifat-sifat dari superclass yaitu class induknya. Dan subclass bisa menambahkan sifat-sifat mereka sendiri yang lebih spesifik.Dalam Java, untuk mendeklarasikan subclass , menggunakan kata kunci extends setelah deklarasi nama class, kemudian diikuti dengan nama parent class-nya[access_modifier] nama_class extends nama_parentclassBerikut contoh kodenya , simpan dengan nama DemoPewarisan.java

    /**
    * @author Fandi Akhmad
    * Date time :9:35:07 PM
    * Filename  : DemoPewarisan1.java
    */
    class A{
    private int a;
    
    public void setA(int nilai){
    a = nilai;
    }
    public int getA(){
    return a;
    }
    }
    
    // Membuat class turunan dari Class A.
    class B extends A{
    private int b;
    
    public void setB(int nilai){
    b = nilai;
    }
    public int getB(){
    return b;
    }
    }
    
    class DemoPewarisan{
    public static void main(String args[]){
    B obj = new B();
    
    obj.setA(20);
    obj.setB(30);// Mendapatkan nilai yang terdapat dalam obj Class B
    System.out.println("Nilai A = "+obj.getA());
    System.out.println("Nilai B = "+obj.getB());
    }
    }

    Sekian tutorial singkatnya ya… maaf kalau ada yang kurang, masih belajar menerangkan 🙂
    Semoga bermanfaat..

Mengakses Elemen Array (PHP)

Setelah sebelumnya saya posting Pengertian Array, kali ini akan dibahas bagaimana mengakses elemen array.Sederhananya kita dapat mengakses elemen array seperti berikut:

<?php	
      $nama = array("fandi","chacha","nisya");	
      
      //akses array	
      echo $nama[0];
?>

Mengakses array dengan langkah diatas sah-sah saja, tapi bagaimana jika array yang kita akses mempunyai ratusan elemen? Tentunya akan membuang-buang waktu.

Nah, pada kesempatan kali ini kita akan membahas cara mengakses array dengan menggunakan looping (perulangan) for.

Contoh :

<?php	
        $nama = array("fandi","chacha","nisya");	
       
        //akses array menggunakan for
        for ($i=0;  $i<count($nama); $i++){	
               echo "$nama[$i] <br />";	
       }
?>

Print out :

fandi
chacha
nisya

Pada contoh array di atas kita menggunakan indeks berupa integer. Pertanyaannya, bagaimana mengakses array yang indeksnya bertipe string?

Tunggu episode selanjutnya….bersambung 😀

Pengertian Array (PHP)

Tutorial kali ini akan membahas mengenai Array.Yah, diharapkan para pembaca bisa mengenal apa itu Array, bagaimana mencipta suatu Array, mengakses dan memahami fungsi apa saja yang terdapat dalam Array.Array merupakan suatu wadah yang dapat menampung sejumlah nilai. Perhatikan gambar berikut :


Gambaran Array.

Pada gambar di atas dapat dikatakan bahwa Array $nama mempunyai 4 buah elemen.Sebuah elemen mempunyai satu nilai.Elemen pertama berisi string “Roni”, elemen kedua berisi string “Fandi” dst.

Bagaimana membuat Array tersebut?

Continue reading Pengertian Array (PHP)

Tutorial Codeigniter 2 (Menampilkan data dari database)

Alhmdulillah, saya diberikan kesempatan kali ini untuk posting tutorial seputar Codeigniter.Pada seri tutorial kali ini, saya akan membahas bagaimana menampilkan data dari database (retrieve data).Sebelumnya anda harus menginstal codeigniter terlebih dahulu.Kalau belum tahu klik disini

Perlu diingat, karena kita akan berinteraksi dengan database, kita harus menggunakan model. Jadi pada tutorial kali ini full MVC (Model – View – Controller).

Oke langsung saja tutorialnya . 🙂

Pertama buat sebuah controller dan simpan di ROOT/system/application/controllers/.Simpan dengan nama home.php

Berikut source kodenya:

<?php
class Home extends Controller{
  function __construct(){
     parent::Controller();
     $this->load->model('buku_tamu');
  }

 function index(){
    $data['title'] = 'Ini adalah aplikasi sederhana menggunakan CodeIgniter';

    //memanggil fungsi selectAll di model buku_tamu kemudian dimasukkan ke $data['buku_tamu']
    $data['buku_tamu'] = $this->buku_tamu->selectAll();

    //meload view bernama home_view.php dengan data variable adalah $data
    $this->load->view('home_view',$data);
   }
 }
?>

Continue reading Tutorial Codeigniter 2 (Menampilkan data dari database)

Tutorial Codeigniter 1 (Instalasi)

Pada tutorial kali ini membahas bagaimana menginstal Framework Codeigniter.Sebelum memulai instalasi, harus dipersiapkan tool berikut ini :

  1. Web Server (Wamp, Xampp dll). Saya menggunakan Wamp Server
  2. Text Editor (Notepad, Notepad++,Dreamweaver dll).
  3. Codeigniter.Saya menggunakan versi 1.7
  4. Dan terakhir browser (IE, Mozilla, Opera).
  5. Niat , do.a dan Usaha 😀

Ekstrak file codeigniter di folder tempat web server berada, dan rename dengan nama codeigniter atau terserah jadi hierarkinya wamp/www/codeigniter/.

  1. Kalau wamp, di wamp/www/
  2. Kalau Xampp di xampp/htdocs/

Continue reading Tutorial Codeigniter 1 (Instalasi)

Redirect Time Codeigniter

Untuk postingan kali ini, merupakan sebuah ilmu baru yang saya dapat.Yaitu mengenai penambahan wait time yang terdapat pada fungsi redirect di Codeigniter.Apa sih wait time itu? Wait time ya..waktu tunggu .. :D, waktu yang dibutuhkan untuk melakukan redirect.Misal kita redirect ke page A, dan wait time yang kita set yaitu 3 detik, jadi sebelum redirect ke halaman A, kita harus menunggu selama wait time tersebut.. 🙂

Secara default fungsi redirect di Codeigniter tidak memberikan wait time.Oleh karena itu kita harus menambahkan sendiri. Berikut langkah-langkahnya :

Buka file url_helper.php yang terdapat di folder Codeignitermu/system/helpers/

Kemudian cari baris berikut :

if ( ! function_exists('redirect'))
{
 function redirect($uri = '', $method = 'location', $wait_time = 0, $http_response_code = 302)
 {
 switch($method)
 {
 case 'refresh'    : header("Refresh:".$wait_time.";url=".site_url($uri));
 break;
 default            : header("Location: ".site_url($uri), TRUE, $http_response_code);
 break;
 }
 exit;
 }
}

Continue reading Redirect Time Codeigniter

Fungsi & get_instance(); pada codeigniter

Cuman sedikit info yang insya allah mengandung ilmu yang bermanfaat. 🙂

Fungsi & get_instance(); digunakan untuk mendapatkan current CI Instance.Nilai yang diberikan dari fungsi tersebut mereference dan CI Super Object.

Biasanya digunakan untuk yang ingin mengakses dari luar Controller/Model/View.Dan biasanya digunakan untuk helper,plugins dan library 🙂

Demikian sekilas info 🙂